Ganti Judul dan ALt sendiri

Bad Mood ...? No Way! Lakukan Cara Mudah Ini Untuk Mengembalikan Suasana Hati Ibu yang Buruk!

Hai...hai..., Happymoms

Apa kabar semuanya? Semoga hari ini sedang bahagia, cerah ceria, tersenyum gembira. Pokoknya in good mood, ya. Kenapa? Karena mood ibu-ibu itu akan mempengaruhi semua hal. Ya kerjaan, ya suami, ya anak-anak. Kalau ibu bahagia, semua pekerjaan lancar jaya dan semua keluarga bahagia. Sebaliknya, kalau ibu sedang bad mood, waaah ... semua kerjaan akan terbengkalai dan orang-orang di sekitarnya juga akan ikut bete. Betul atau benar, Moms? Heee ....

Tenang, Moms! Tak perlu malu mengakuinya, saya juga sering kok merasakannya. Sepertinya semua mommies pernah juga mengalaminya. Wajarlah, ya. Yang penting kita tahu bagaimana harus mengatasinya, sehingga nggak akan membawa dampak buruk bagi semua. Jadi, bagaimana caranya mengatakan, "Bad Mood ...? No way!"? Yuk, Moms kita lakukan cara mudah di bawah untuk  mengembalikan suasana hati ibu yang sedang buruk! 

Bad Mood? No Way!

Apa itu Mood?

Sebelum dilanjut, yuk kita samakan persepsi dulu tentang apa itu mood. Mood atau dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai suasana hati adalah kondisi emosional atau perasaan seseorang yang tidak bertahan lama dan mudah berubah, karena terpengaruh kondisi dalam diri maupun situasi lingkungannya. 

Kita bisa mengalami dua jenis mood, yaitu good mood dan bad mood. Good mood adalah suasana hati yang positif, menyenangkan, bahagia. Good mood membuat kita berperilaku yang positif juga seperti tersenyum, tertawa, berbagi, memuji, berterima kasih, dan sebagainya. 

Sedangkan bad mood adalah suasana hati atau perasaan yang negatif atau buruk. Maka perlakuan kita saat bad mood pun akan negatif. Seperti uring-uringan, mudah tersinggung, marah-marah, sedih, khawatir, dan sebagainya. 

Mood bisa berubah dengan mudah dan cepat. Yang sebelumnya kita baik-baiknya saja, good mood, bisa tiba-tiba berubah menjadi bad mood. Atau sebaliknya. Suasana hati sangat mudah terpengaruh dengan hal-hal yang terjadi di sekitar kita. 

Apa itu mood

Penyebab Suasana Hati menjadi Buruk (Bad Mood) 

Mommies pernah mengalami tiba-tiba suasana hati menjadi buruk karena satu hal? Bahkan kadangkala itu hal yang kecil atau sepele, tapi menjadi sangat mengganggu sehingga merusak suasana hati. Saya pernah atau bahkan sering, hehe.

Banyak hal yang bisa membuat suasana hati menjadi buruk. Di antaranya, 

Kelelahan 

Saat kelelahan, kondisi badan tidak fit sehingga akan mempengaruhi suasana hati menjadi tidak fit juga. Alias jadi bad mood. Saat lelah kita menjadi tidak bersemangat ya, Moms. Tidak fokus dan malas untuk beraktivitas. 

Kondisi serupa misalkan sakit, juga bisa membuat bad mood. Keterbatasan gerak, kondisi tidak nyaman seringkali membuat suasana hati kita menjadi sangat buruk. 

Stress

Tuntutan pekerjaan yang tinggi, atau tanggungan pekerjaan yang banyak seringkali membuat kita stress yang negatif. Biasanya saat stress kita merasakan under pressure, over thinking dan ambyarlah suasana hati kita. 

Kondisi yang Tidak Sesuai Harapan

Pastinya kita selalu ingin segala sesuatu berjalan seperti keinginan kita ya, Moms. Dan saat mengetahui ada sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan atau rencana, seketika kita menjadi bad mood. Hal ini bisa terjadi pada orang-orang dengan karakter well planned. Perubahan kondisi di luar antisipasinya akan membuat khawatir bahkan panik. 

Nah, ini saya sering mengalami (duh, pengakuan lagi, hee ...). Sesimpel membaca balasan chat saja bisa membuat suasana hati saya berubah buruk seketika. Saya menjadi kesal, kepikiran terus dan akan benar-benar mempengaruhi sepanjang hari saya. Mommies pernah mengalami hal serupa?

Cara Mengembalikan Suasana Hati Ibu yang Buruk 

Lingkungan 

Kondisi lingkungan ternyata juga sangat bisa mempengaruhi mood kita lho, Moms. Cuaca salah satunya. Cuaca buruk, semisal mendung gelap atau panas terik luar biasa, bisa membuat suasana hati menjadi buruk. Betul? Sebaliknya jika pagi hari cuacanya cerah, hati kita pun menjadi ceria, good mood. Kita menjadi bahagia, bersemangat dan optimis. 

Kondisi lingkungan lainnya yang bisa merusak mood, yaitu kondisi yang tidak teratur. Misalnya ruangan yang berantakan, sangat kotor, atau suasana yang berisik. Hal tersebut bisa otomatis sangat merusak mood, ya. 

Pengaruh Hormon 

Kalau ini sih, perempuan banget ya, Moms. Ada masa-masa di mana kita bawaannya uring-uringan saja. Tidak tahu kenapa. Padahal tidak ada peristiwa atau kondisi yang buruk. Ternyata eh ternyata, sendang PMS (pre menstrual syndrome). Hormonlah yang membuat suasana hati kita menjadi kurang baik, karena adanya perubahan kondisi dalam tubuh kita. 

Selain para gadis dan emak-emak, anak dalam fase remaja juga sering mengalami bad mood karena perubahan hormon ini. Mereka menjadi mudah tersinggung, uring-uringan dan tidak bisa diajak kompromi. 

Tentu saja kondisi bad mood jika dibiarkan terlalu lama akan sangat merugikan. Suasana hati yang buruk bisa mempengaruhi seluruh aktivitas kita selama seharian. Membuat kita tidak produktif. 

Untungnya, suasana hati bisa berubah atau diubah dengan cepat. Maka saat kita menyadari sedang dalam keadaan bad mood, segera temukan dan lakukan cara-cara yang bisa menjadi mood booster. Mood booster adalah hal-hal atau aktivitas yang bisa mengubah kembali mood kita menjadi baik. Membangkitkan kembali semangat dan menghempaskan segala hal buruk dalam perasaan kita. 

Apa sajakah mood booster itu? Bagaimanakah cara menghalau si bad mood? Yuk, lanjut kita bahas, ya! 


Sedang Bad Mood? Lakukan Cara ini untuk Mengatasinya 

Saat sedang bad mood jangan hanya tinggal diam atau malah dituruti ya, Moms. Lakukan sesuatu segera untuk mengembalikan suasana hati ibu yang buruk. Pilih cara mana yang paling pas untuk Mommies, ya!  

Tidur atau Istirahat 

Jika kita menyadari bahwa buruknya suasana hati kita dipicu oleh lelahnya tubuh kita, maka segera tidur atau istirahat ya, Moms. Ini seringkali dialami oleh para ibu rumah tangga. Pekerjaan yang tidak ada ujungnya, berulang setiap hari, belum lagi drama para bocah, tak terasa membuat tubuh dan pikiran menjadi lelah. 

Maka, tak mengapa kita mengambil jeda dan waktu untuk istirahat. Minta ijin kepada suami dan anak-anak untuk tidur atau istirahat sejenak. Setelah badan kembali fit, maka suasana hati akan menjadi baik kembali. Badan segar hati pun ikut segar. 

Nikmati Makanan dan Minuman Favorit 

Siapa di sini yang kalau sedang stress atau bad mood pelariannya makan dan minum menu favorit? Cuung! Itu pilihan yang sudah tepat ya, Mom.  Minum teh hangat di pagi hari itu mood booster saya. Iya, sesederhana itu! 

Menikmati makanan dan minuman favorit bisa menjadi release stress dan mengembalikan suasana hati menjadi baik kembali. Coklat, misalnya. Dipercaya bisa menjadi salah satu mood booster yang ampuh. Karena kandungan coklat (terutama coklat hitam) bisa menurunkan hormon cortisol penyebab stress, dan merangsang keluarnya hormon endorfin dan serotonin (hormon yang memicu rasa bahagia). 

Selain coklat, aneka buah dan sayur juga sangat baik untuk mood booster. Kandungan unsur-unsur baik dalam makanan sehat mampu meningkatkan kondisi tubuh menjadi lebih fit, merangsang keluarnya hormon endorfin dan serotonin sehingga bisa mengembalikan suasana hati kita menjadi baik kembali. 

Cara Mengembalikan Suasana Hati Ibu yang Buruk

Lakukan Hobi

Alih-alih melampiaskan bad mood kita dengan aktivitas yang buruk, lebih baik kita melakukan hal-hal yang menyenangkan. Yuk, lakukan apa yang menjadi hobi kita! 

Berkebun, jalan-jalan di alam, olah raga, melukis, membaca, menulis, menikmati musik, menonton film, dan sebagainya. Saat melakukan hobi, kita akan fokus pada aktivitas menyenangkan itu sehingga melupakan hal-hal yang mengganggu suasana hati. Menghadirkan energi baru untuk kembali bersemangat menjalani aktivitas keseharian.

Ngobrol dengan Teman 

Nah, ini pilihan mood booster yang tepat terlebih untuk Mommies dengan karakter extrovert. Seorang extrovert mendapatkan energi dari bertemu atau berinteraksi dengan orang lain. 

Saat bad mood, kita seperti kehilangan energi untuk melakukan aktivitas. Karena munculnya perasaan negatif seperti sedih, marah, kecewa, khawatir, dan sebagainya. Maka solusinya adalah recharge energi dengan ngobrol bareng teman. 

Jujur, ini saya banget, hehe. Saat suasana hati senang "emboh", kacau atau tak tentu arah, saya butuh ngobrol dengan teman untuk release perasaan negatif itu. Tidak harus bertemu, terkadang hanya melalui aplikasi chatting. Bahkan kadangkala saya tidak curhat tentang hal yang saya khawatirkan. Cukup dengan bercanda atau membahas hal-hal ringan saja (misal mengomentari status atau postingan di medsos yang lucu) ternyata bisa mengembalikan mood saya menjadi baik kembali. Setelah ngobrol, kembali bisa senyum dan mood kembali jadi good. Se-magic itu, hehe.

Perbanyak Dzikir 

Terakhir tapi justru yang utama adalah perbanyak dzikir. Karena Allah subhanallahu wa ta'ala lah Sang Penggenggam hati-hati kita. Allah lah yang menentukan kondisi hati seseorang, yang membolak-balikkan keadaannya. 

Maka saat kita merasa suasana hati sedang kacau, mengingat Allah dengan berdzikir adalah cara terbaik. Dengan mengingat dan menyebut asma Allah, kita bermohon diberikan ketenangan, dihilangkan rasa was-was dan khawatir serta diberikan petunjuk untuk mengatasinya. 

 "Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS Ar-Ra'd: 28).

Cara Mengembalikan Suasana Hati Ibu yang Buruk
 

Stop jadi Moody Mom!  

Moms, ternyata banyak hal yang bisa membuat kita jadi bad mood. Tapi semudah itu juga kita bisa membuat suasana hati kembali menjadi baik. Kenali saja si penghancur mood kita lalu temukan mood booster terbaik untuk Mommies. Pokoknya jangan mau kalah sama bad mood ya, Moms. Sudah saatnya kita mengatakan, "Bad Mood ...? Now way!" Jadi lakukan cara-cara di atas untuk mengubah kita dari Moody Moms menjadi Happy Moms, ya! 

Have a good mood, Mom!

💕💕


Referensi: 

https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-bad-mood  (Diakses tanggal 1 Mei 2024)

https://www.halodoc.com/artikel/5-makanan-sehat-yang-bisa-menjadi-mood-booster  (diakses tanggal 2 Mei 2024)

‹ OlderNewest ✓

16 comments

Terima kasih sudah mampir. Semoga artikel ini bermanfaat. Silakan dibaca juga postingan lainnya.
Dan Mohon tidak meninggalkan link hidup. Jika terdapat link hidup, mohon maaf komentar akan dihapus.
  1. Wahai para suami/ayah, kamu harus baca artikel ini sih. Biar nggak dituduh istri kurang peka hehe. Aku sepakat banget yang melakukan hobi dan menikmati makanan (njajan). Karena ibu2 suka ngemil asli. Dan untuk melakukan hobi ini beneran kasih me time buat istri/ibu dong ya. Jangan ke distract agendanya

    ReplyDelete
  2. Aku banget nih kalau lagi kelelahan dan stress langsung bad mood, gampang banget berubah kayak singa hahaha..... Kalau sudah merasa mood gak enak harus ambil keputusan istirahat, tidur dengan berkualitas. Bangun-bangun mood sudah kembali bagus dunk..

    ReplyDelete
  3. aku banget ini moody mom. Ada sesuatu yang ngga sesuai harapan bisa jadi bikin mood rusak seharian. Kalau aku selain tidur cara mengatasi bad mood ini dengan mendengar lagu favorit sih. terus diem seharian buat menghemat energi sekaligus sinyal ke orang rumah kalau mamak ini lagi ngga bagus moodnya.

    ReplyDelete
  4. Cara paling ampuh saat badmood adalah, tidur. Hehe. Melepas segala sesuatu sejenak. Atau seblum tidur makan sambil nonton film. Nah, bangun-bangun moodnya jauh lebih baik.

    ReplyDelete
  5. Moody, ahh emak emak banget deh.. jangan smapai todler jadi korban. Meski pernah juga dan nggak sadar, dzikir dan tidur beneran bikin moody baik.. Hayuk semangat moomies..

    ReplyDelete
  6. Wah kayaknya badmood akan muncul kalau sudah waktunya datang tamu bulanann hehee... tapi dari teori memang ada ilmunya yaa

    ReplyDelete
  7. Untungnya istri saya termasuk yang komunikatif, jadi kalau dia kaya lagi cape, dia suka cerita. Jadi sebelum mood nya bertambah buruk, dipersilahkan untuk istirahat dan rehta dulu dari aktivitasnya biar refresh dulu

    ReplyDelete
  8. Aku tambahin satu ya mbak penyebab badmood yaitu lapar haha. Udah lapar, lelah, hormon, lingkungan dah jadi kombinasi yang komplit untuk bikin badmood. Apalagi kalau punya pasangan nggak peka, makin mantep deh haha. Suamiik peka dikit yaaa haha

    ReplyDelete
  9. Pekerjaan rumah tangga yang tak ada habisnya seringkali menjadi salah satu penyebab badmood bagi ibu rumah tangga. Salah satu refreshing yang sering saya lakukan adalah nonton film atau jalan bersama teman-teman.

    ReplyDelete
  10. Ngobrol dengan teman adalah jalan ninja ku saat badmood wkwk. Langsung amblas badmoodnya. Atau kalo lagi pengen sendirian ya menyendiri di kamar sampe suasana hati membaik.

    ReplyDelete
  11. "Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram." Harus banyak-banyak zikir, ya, untuk meredam segala gejolak perasaan. Setelah itu tidur yang cukup. Bangun tidur langsung makan makanan favorit. Insyaallah mood kembali bagus.

    ReplyDelete
  12. Pokoknya aku kalau lagi badmood, cuma minta waktu sendiri dulu sama suami biar nenangin hati krn ga mau emosiku terlampiaskan kepada suami dan anakku

    ReplyDelete
  13. Kalau mood saya lagi nggak enak , biasanya saya memilih tidur dulu, atau minum teh, atau nyabut rumput di kebun. Biasanya setelah itu jadi lebih bisa tenang.

    ReplyDelete
  14. sepakat, stop jadi moody, ga enak kalau dikendalikan mood
    saya mending melipir sebentar, mundur sejenak untuk melepas lelah, entah tidur atau ngapain yang penting moodnya balik lagi, setelah itu akan lebih semangat lagi untuk mengerjakan tugas yang ada

    ReplyDelete
  15. Bad mood No Way, saat bad mood datang, ke luar rumah, jajan, lalu istirahat cukup sudah bisa mengembalikan good mood. Saya setuju tambah dzikit bisa makin adem dan tenang

    ReplyDelete
  16. benar ya mbak, bad mood sering meoanda kaum emak-emak. ya faktor utamannya karena kecapekan. Apalagi emak bekerja. So far, punya waktu khusus untuk diri sendiri itu penting ya. Tidur siang di weekand bagiku itu wis pengaruh banget. Bisa kembali ringan mengerjakan pekerjaan rumah berikutnya :)

    ReplyDelete